gtrees.net

Tergiur Operasi Bariatrik Murah, Wanita Ini Nyaris Tewas gegara Gagal Organ

Medical Team Performing Surgical Operation in Modern Operating Room
Ilustrasi operasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/gorodenkoff)

Jakarta -

Seorang wanita di Inggris bernama Chole Quick (23) mengalami komplikasi serius setelah menjalani operasi bariatrik atau 'pengecilan lambung demi menurunkan berat badan. Prosedur yang dilakukannya di Turki itu membuat organ limpanya pecah dan ia dibuat koma secara medis untuk melindungi otaknya.

Awalnya, Quick mengalami rasa sakit pada perutnya setelah beberapa jam melakukan operasi bariatrik di rumah sakit swasta Turki yang tak disebutkan namanya. Operasi tersebut dilakukan pada 26 April 2024.

Dia kemudian pingsan dan harus dilarikan ke perawatan darurat. Pemeriksaan mendalam yang dilakukan tim medis mengungkapkan limpanya pecah dan menyebabkan perdarahan internal. Belum diketahui secara jelas apakah hal tersebut berhubungan langsung dengan operasi, karena pecahnya limpa dapat terjadi akibat adanya cedera pada perut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Quick sebelumnya melakukan operasi bariatrik di Turki dan menghabiskan dana sekitar 1.500 poundsterling (Rp 30,2 juta). Turki memang dikenal memiliki layanan operasi bariatrik yang lebih murah dibandingkan dengan beberapa negara lain. Sebagai perbandingan, operasi bariatrik di klinik swasta Inggris bisa menghabiskan biaya 7.000 poundsterling (Rp 141,2 juta).

Dikutip dari Daily Mail, kondisi Quick saat ini mulai membaik dan memasuki masa pemulihan. Namun kini ia menghadapi tagihan biaya kesehatan hingga 5.000 poundsterling (Rp 100 juta) akibat kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

Sahabat Quick, Leah Mattson menyiapkan laman GoFundMe untuk mengumpulkan donasi pengobatan tersebut.

"Mereka harus melakukan operasi darurat untuk memperbaiki lambungnya dan limpa. Mereka akhirnya membuatnya koma secara medis. Tim medis memberitahu ayah Chloe bahwa ada peluang 50/50 dia bisa melewati ini dan 24 jam ke depan sangatlah penting," ucap Leah dikutip dari DailyMail, Jumat (3/5/2024).

Ini adalah perjuangan hidup dan mati bagi Quick dan itu membuat teman-teman dekat dan keluarga begitu khawatir. Mereka berharap Quick bisa sembuh agar bisa pulang menemui putranya yang masih berusia dua tahun.

Mattson mengatakan bahwa Quick menghadapi situasi yang mengerikan. Ia menceritakan bahwa sahabatnya itu sangat khawatir terkait pembiayaan proses pengobatan yang ia jalani. Mattson juga menambahkan dirinya juga merasa bersalah karena pertama kali memberitahunya soal operasi bariatrik di Turki.

"Saya merasa kasihan padanya, dia nyaris kehilangan nyawanya dan sekarang mereka (rumah sakit) meminta uang yang tidak Quick miliki," kata Mattson.

"Saya sudah menjalani operasi (bariatrik) ini sendiri dan menjadi inspirasi bagi Chloe untuk menyelesaikannya karena operasi saya berhasil. Itu menghancurkan hati saya karena operasinya berakhir seperti ini," tandasnya.



Simak Video "KuTips: Olahraga Minim Cedera Seusai Absen di Ramadan-Lebaran"
[Gambas:Video 20detik]
(avk/suc)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat