gtrees.net

Tergiur Suntik Kurus Demi BB Ideal, Wanita Ini Malah Nyaris Tewas

Ilustrasi wanita dirawat di rumah sakit
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Niphon Khiawprommas)

Jakarta -

Stacey Smith (38) membagikan kisahnya nyaris tewas setelah menjalani suntik kurus di sebuah klinik yang iklannya ia temukan di media sosial Facebook. Setelah suntik ia mengalami muntah-muntah hebat yang tidak terkendali.

Ibu beranak tiga yang tinggal di Inggris ini menceritakan bahwa ia ingin menurunkan berat badannya sebelum liburan musim panas. Ia akhirnya menemukan iklan klinik suntik kurus terdekat di media sosial Facebook.

Stacey yang dua tahun sebelumnya pernah mengidap stroke sebelumnya akhirnya tertarik dan ditawari janji temu di klinik tersebut. Ia menceritakan bahwa prosedur yang dilakukan hanya selama dua menit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satu jam setelah pertemuan tersebut, Stacey mengalami rasa nyeri ulu hati dan terapis memberi tahu bahwa hal itu adalah hal yang normal.

Tak kunjung membaik, satu hari kemudian Stacey mengalami sakit kepala hebat, muntah-muntah, hingga tubuhnya menjadi lebih lemah. Ia bahkan harus menghubungi mantan kekasihnya untuk meminta bantuan agar bisa turun dari tempat tidur.

"Aku tidak pernah sakit seperti ini dalam hidup saya dan saya tidak ingin mengalaminya lagi. Saya pikir saya akan mati," cerita Stacey dikutip dari The Sun, Rabu (10/7/2024).

Karena tidak tega melihat kondisi Stacey, putrinya yang berusia 13 tahun lalu menelepon ambulans. Stacey akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Chesterfield Royal di Derbyshire untuk diberi infus serta pereda nyeri.

Kelompok obat GLP-1 RA yang diberikan pada Stacey sebenarnya merupakan obat yang dikembangkan untuk mengobati diabetes. Kelompok obat tersebut kini sering digunakan untuk menurunkan berat badan karena dapat memberikan efek menekan nafsu makan pasien.

Satu bulan setelah kejadian itu, Stacey masih mengalami sakit kepala, kembung, kesulitan buang air besar, nafsu makannya masih terganggu. Ia meminta orang-orang tidak melakukan apa yang sudah dilakukannya demi menurunkan berat badan.

"Rasa sakit di kepala saya, belum pernah saya rasakan ini dalam hidup saya. Rasanya seperti ada yang memukul kepala saya dengan palu godam. Saya tidak bisa melepaskan kepala dari bantal dan lampu tidak bisa menyala," ceritanya.

"Saya tidak merekomendasikan ini pada siapapun. Ini seperti Anda menandatangani permintaan kematian," sambung Stacey.

Stacey mengaku tidak pernah merasakan rasa sakit yang serupa seumur hidupnya. Ia tidak bisa bangun dari tempat tidurnya, bahkan kesulitan untuk minum air putih.

Dirinya penasaran ketika pertama kali melihat iklan Facebook yang menawarkan kurus hanya dalam beberapa bulan. Karena tergiur dengan berbagai iklan transformasi orang lain yang berhasil menurunkan berat badan, ia akhirnya memesan prosedur tersebut.

"Saya ingin pergi berlibur dan saya ingin merasa percaya diri menggunakan bikini atau gaun musim panas. Aku baru saja putus cinta," ceritanya.

"Aku bukan orang bodoh, aku sendiri terkejut mengapa melakukan hal bodoh seperti itu. Saya pikir saya sedang menjalani perimenopause dan berat badan saya bertambah," tandasnya.



Berat Badan Naik Saat Hamil? Cek Batas Normalnya!

Berat Badan Naik Saat Hamil? Cek Batas Normalnya!


(avk/kna)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat