gtrees.net

7 Perbedaan Telat Haid Biasa dengan Hamil, Ketahui dari Gejalanya Yuk

ilustrasi menstruasi
Foto: Shutterstock

Daftar Isi
  • Perbedaan Telat Haid Biasa dan Karena Hamil
  • 1. Mood Swing 2. Sembelit 3. Nyeri Payudara 4. Kelelahan 5. Kram Perut 6. Nyeri Punggung dan Sakit Kepala 7. Perubahan Nafsu Makan
Jakarta -

Telat haid umumnya jadi salah satu tanda awal kehamilan. Sebab itu, tak sedikit wanita sulit membedakan menstruasi bulanan terlambat biasa dan telat karena hamil.

Periode menstruasi setiap perempuan dapat berubah-ubah tiap bulannya. Bisa lebih maju maupun terlambat beberapa hari. Haid yang telat dapat disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya stres.

Di sisi lain, menstruasi yang terlambat juga biasanya menjadi tanda seseorang hamil. Hal inilah yang membuat sebagian wanita kebingungan untuk membedakan antara telat menstruasi bulanan dengan hamil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, adakah perbedaan telat haid karena stres dan telat haid karena hamil?

Perbedaan Telat Haid Biasa dan Karena Hamil

Gejala haid atau sindrom pramenstruasi (Premenstrual Syndrome/PMS) lainnya lagi-lagi mirip dengan tanda awal kehamilan. Karena ini juga, menstruasi yang terlambat membuat sebagian wanita bingung apakah dirinya telat haid biasa atau karena hamil.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, gejala PMS dan awal kehamilan bisa dibedakan kok. Berikut perbedaan telat haid karena stres dengan hamil jika dilihat dari gejalanya, dikutip dari Medical News Today.

1. Mood Swing

Ketika PMS, banyak perempuan mengalami mood swing atau suasana hati yang berubah-ubah. Tak jarang dari mereka yang mudah tersinggung, menangis, marah, maupun sedih. Begitu juga dengan wanita di masa awal kehamilannya.

Perbedaannya, mood swing pada gejala PMS biasanya terjadi sebelum dan selama menstruasi. Apabila perubahan suasana hati terus berlanjut dan dibarengi dengan haid yang terus terlambat, ini bisa menandakan kehamilan.

2. Sembelit

Pada awal, sebagian perempuan mengalami sembelit. Di sisi lain, konstipasi juga bisa terjadi di masa PMS.

Sembelit saat PMS umumnya akan mereda setelah haidnya telah dimulai. Sementara orang hamil dapat merasakan sembelit berlanjut selama kehamilannya.

3. Nyeri Payudara

Nyeri payudara termasuk gejala umum PMS dan awal kehamilan. Rasa nyeri dapat bervariasi antar individunya. Di sisi lain, payudara biasanya juga dapat terasa berat, membengkak, dan agak sakit ketika disentuh.

Perbedaannya, gejala nyeri payudara dapat terasa sebelum haid dan akan membaik selama periode menstruasi.

Adapun pada awal kehamilan, nyeri umumnya berbarengan dengan payudara menjadi lebih berat, area sekitar puting yang terasa perih, serta aerola yang lebih gelap dan membesar. Gejala pada payudara ini dapat terjadi sejak awal dan selama kehamilan, bahkan sampai melahirkan.

4. Kelelahan

Kelelahan jadi tanda umum awal kehamilan. Lelah juga sering berlanjut sepanjang trimester pertama, dan beberapa orang mengalaminya selama kehamilan penuh.

Selain itu, perempuan merasakan lelah berlebih pula sebelum menstruasi. Akan tetapi, kelelahan ini bisa hilang saat haid dimulai atau masih dapat terasa selama periode menstruasi.

5. Kram Perut

Perempuan saat haid dan di awal kehamilan sering pula mengalami kram perut. Bedanya, kram tanda hamil dapat berlangsung lebih lama. Sementara kram perut saat haid umumnya terjadi pada 1-2 hari sebelum dimulai dan bisa membaik selama dan hingga menstruasi berakhir.

6. Nyeri Punggung dan Sakit Kepala

Perubahan hormonal bisa menyebabkan sakit kepala dan nyeri punggung pada awal kehamilan dan sebelum menstruasi dimulai.

Namun, rasa nyeri saat hamil biasanya terasa di punggung secara menyeluruh dan meningkat selama kehamilan. Sedangkan pada PMS, nyeri lebih terpusat di area punggung bawah sekitar pinggang sampai betis dan akan membaik ketika haid dimulai.

7. Perubahan Nafsu Makan

Nafsu makan meningkat yang kerap ditandai dengan mengidam makanan termasuk tanda umum kehamilan. Akan tetapi, gejala ini juga dapat terjadi selama siklus menstruasi.

Perbedaannya, perempuan saat PMS biasanya menginginkan ngemil makanan manis dan berlemak. Adapun orang hamil akan mendambakan makanan tertentu dan tidak suka makanan lainnya. Bahkan, indra penciuman sangat peka dengan aroma hidangan lain dan mereka bisa sampai mual dibuatnya.

Nah, itu tadi sederet perbedaan telat haid karena biasa atau stres dengan telat haid karena hamil jika dilihat dari gejalanya. Selain melihat dari tanda-tandanya, tes kehamilan dapat dilakukan apabila dirimu curiga sedang hamil.



Simak Video "Pekerja Pria di Jepang Coba Rasakan Sakitnya Menstruasi"
[Gambas:Video 20detik]
(azn/fds)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat