gtrees.net

10 Ciri-Ciri Telat Haid Karena Stres, Apakah Berbahaya?

ilustrasi kalender haid
Ilustrasi jadwal datang bulan. Foto: iStock

Daftar Isi
  • Ciri-ciri Telat Haid Karena Stres
  • 1. Keluarnya Darah Tidak Lancar 2. Durasi Haid jadi Lebih Pendek 3. Periode antar Haid jadi Lebih Lama 4. Perubahan Berat Badan 5. Gangguan Saluran Pencernaan 6. Kram Perut 7. Perubahan Emosi Seketika (Mood Swing) 8. Rambut Rontok 9. Kulit Berminyak dan Mudah Berjerawat 10. Sulit Tidur
  • Kapan Ciri-ciri Telat Haid Karena Stres Disebut Berbahaya?
Jakarta -

Ciri-ciri telat haid karena stres umumnya ditandai dengan pendarahan tidak normal. Periode antar haid juga lebih lama karena naik turunnya hormon progesteron.

Stres mempengaruhi kerja hipotalamus-hipofisis-gonad (HPG) yang bertanggung jawab pada sistem reproduksi, serta hipotalamus-hipofisis adrenal (HPA) dalam menjaga keseimbangan. HPA akan melepaskan hormon CRH yang memicu stimulasi ovarium yang mengakibatkan perubahan siklus haid.

Peningkatan kadar kortisol karena stres juga mempengaruhi jumlah glukosa yang diserap otak. Hal ini dilakukan sebagai bentuk persiapan energi menghadapi gejala menstruasi yang tidak normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ciri-ciri Telat Haid Karena Stres

Dikutip dari tulisan berjudul Hubungan Tingkat Stres dan Keteraturan Siklus Menstruasi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Angkatan 2017 karya Luana N Achamad, dkk, ada tiga jenis stres yang bisa menyebabkan telat haid yaitu:

  • Stres fisik (infeksi atau nyeri tubuh)
  • Stres psikologis (takut, cemas, marah, kesepian)
  • Stres sosial budaya (perceraian, perselisihan, pengangguran).

Ciri-ciri telat haid karena stres dikutip dari Healthline adalah:

ADVERTISEMENT

1. Keluarnya Darah Tidak Lancar

Haid biasanya terjadi selama 3-7 hari yang ditandai keluarnya darah terus menerus. Pada wanita yang mengalami telat haid karena stres, darah yang keluar berupa bercak (spotting) yang tidak terjadi terus menerus.

2. Durasi Haid jadi Lebih Pendek

Lamanya wanita haid memang beragam bergantung pada kondisi biologisnya. Pada wanita yang mengalami stres, durasi menstruasi menjadi lebih pendek daripada biasanya. Kondisi ini mungkin dipengaruhi ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron.

3. Periode antar Haid jadi Lebih Lama

Wanita normal umumnya mengalami siklus haid antara 21-35 hari dengan volume darah sekitar 30-40 ml. Namun stres dapat menyebabkan gangguan pendarahan anovulasi yang ditandai dengan haid jarang dan tidak teratur. Berikut periode antar haid di setiap gangguan:

  • Amenore: Tidak menstruasi lebih dari 3 siklus atau 90 hari.
  • Polimenore: Haid lebih dari 2 kali/bulan dengan siklus 21 hari.
  • Oligomenore: Siklus haid lebih dari 35 hari.
  • Metrorrhagia: Interval tidak teratur dan pendarahan hebat lebih dari 7 hari dengan volume darah lebih dari 80 ml.

4. Perubahan Berat Badan

Ciri-ciri telat haid karena stres juga ditandai dengan perubahan berat badan. Seorang wanita bisa mengalami kenaikan atau penurunan badan luar biasa, bergantung pada kondisi biologis dan mood.

5. Gangguan Saluran Pencernaan

Kerap mengalami gangguan saluran pencernaan menjadi Ciri telat haid lainnya karena stres. Biasanya wanita mengalami diarea akibat gangguan pencernaan di bagian usus.

6. Kram Perut

Ciri-ciri telat haid karena stres lainnya adalah kram perut. Saat stres, tubuh melepaskan prostaglandin yang mengakibatkan kontraksi otot rahim hingga muncul rasa nyeri. Jika kram perut terasa sangat mengganggu, jangan ragu berkonsultasi pada dokter.

7. Perubahan Emosi Seketika (Mood Swing)

Wanita yang sedang menstruasi memang umum mengalami perubahan emosi. Namun karena stres, perempuan jauh lebih sensitif sehingga mempengaruhi aktivitasnya sehari-hari. Umumnya mereka akan lebih peka dengan suasana hati yang cepat berubah dengan lingkungan yang ada di sekitarnya.

8. Rambut Rontok

Pada wanita yang mengalami stres, ciri telat haid ditandai rambut rontok. Laman Medical News Today menjelaskan, stres adalah salah satu faktor yang memengaruhi perubahan hormon hingga berdampak pada kerontokan rambut.

9. Kulit Berminyak dan Mudah Berjerawat

Telat haid dapat menyebabkan produksi hormon wanita naik turun. Akibatnya kulit lebih sensitif dan memproduksi banyak minyak. Apabila tidak dibersihkan dengan baik, keringat berpotensi menimbulkan jerawat bagi wanita.

10. Sulit Tidur

Dilansir dari artikel berjudul Indeks Massa Tubuh, Kualitas Tidur, dan Stres yang Menentukan Siklus Menstruasi pada Remaja Wanita karya Rosmauli Jerimia Fitriani, dkk, hormon perempuan berubah seiring usia, emosi, dan kondisinya, termasuk saat stres.

Perubahan hormon juga mempengaruhi suhu tubuh serta sistem pernapasan, yang mengakibatkan seseorang sulit tidur. Penelitian menyebutkan jika wanita lebih sulit tidur daripada pria ketika stres.

Kapan Ciri-ciri Telat Haid Karena Stres Disebut Berbahaya?

Telat haid sebetulnya bukan hal asing bagi wanita. Haid dianggap normal jika interval datang bulan saat ini dan sebelumnya adalah 21-35 hari dengan rata-rata adalah 28 hari. Menstruasi sendiri terjadi selama 3-7 hari.

Tanggal menstruasi tiap bulan berbeda dengan jarak yang tidak jauh. Sehingga, telat haid belum tentu menjadi hal negatif. Wanita wajib waspada jika telat haid terjadi selama beberapa bulan.

Dikutip dari laman UT Physicians, jika telat haid karena stres terjadi lebih dari 3-6 bulan harap segera berkonsultasi dengan dokter kandungan. Konsultasi memastikan ciri-ciri telat haid adalah karena stres, bukan penyakit kondisi tubuh lainnya, ketidakseimbangan hormon, atau tanda kehamilan.



Simak Video "Pekerja Pria di Jepang Coba Rasakan Sakitnya Menstruasi"
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat