gtrees.net

Kenali Ciri-ciri Darah Tinggi yang Berbahaya, Penyebab, dan Solusinya

7 Pola Makan dari Ahli Kardiologi Ini Bisa Atasi Tekanan Darah Rendah
Foto: Getty Images/iStockphoto/GlobalStock

Jakarta -

Tekanan darah tinggi adalah salah satu permasalahan kesehatan yang perlu kamu waspadai. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui ciri-ciri darah tinggi dan menambah pengetahuan tentang penyakit ini.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah ada di angka 130/80 mmHg atau lebih. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan berbagai penyakit yang serius.

Dalam artikel ini, kita akan mengetahui ciri-ciri darah tinggi beserta penyebab dan solusinya. Bagi kamu yang ingin mengetahui informasi selengkapnya, mari simak pembahasannya di bawah ini! sampai selesai

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ciri-ciri Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi biasanya memiliki ciri umum yang akan selalu ditemukan kepada orang-orang yang mengalaminya. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri hipertensi atau tekanan darah tinggi.

1. Sakit Kepala

Sakit kepala merupakan salah satu gejala yang paling umum ketika tekanan darah terlalu tinggi. Rasa sakit ini bisa muncul karena tekanan darah tinggi bisa membuat tekanan pembuluh darah di orak menjadi begitu berlebihan.

ADVERTISEMENT

Kondisi ini bisa menimbulkan risiko pecahnya pembuluh darah di otak atau pendarahan otak. Kamu perlu waspada jika sakit kepala datang secara tiba-tiba dan tidak kunjung membaik.

2. Kelelahan

Dikutip dari website Kementerian Kesehatan, kelelahan adalah salah satu ciri atau gejala yang dialami oleh seseorang yang mengalami tekanan darah tinggi. Mereka akan mudah untuk merasa kelelahan.

Kondisi ini akan memicu kerusakan pembuluh darah di jantung dan paru-paru. Masalah pada pembuluh darah akan membuat kerja jantung menjadi lebih besar sehingga akan mudah kelelahan.

3. Pandangan Menjadi Kabur

Dilansir dari penelitian yang diterbitkan oleh Politeknik Kesehatan Denpasar berjudul Hubungan Karakteristik Hipertensi dengan Perilaku Kontrol Tekanan Darah di UPT Kesmas Gianyar I Tahun 2018 oleh Putu Yeni Yunitasari, salah satu ciri ciri darah tinggi adalah masalah pada penglihatan yang kabur. Tekanan darah yang tinggi akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, termasuk juga pembuluh darah di retina.

Kerusakan ini akan menyebabkan pecahnya pembuluh darah dan jua bisa terjadi penumpukan cairan di bawah retina yang mempengaruhi penglihatan. Kerusakan ini akan membuat penglihatan menjadi buram, bahkan bisa sampai kehilangan penglihatannya.

4. Sesak Napas

Kondisi hipertensi atau tekanan darah tinggi juga akan mempengaruhi paru. Pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi, pembuluh darah dari jantung menuju paru menjadi terlalu sempit.

Hal ini akan membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke paru. Kondisi inilah yang menyebabkan penderita hipertensi akan merasakan sesak napas.

5. Mimisan

Pada beberapa orang, hipertensi bisa menyebabkan mimisan. Jika kamu sering mengalami mimisan, maka boleh jadi itu merupakan ciri-ciri darah tinggi.

Tekanan darah yang tinggi membuat seseorang memiliki risiko lebih besar untuk mengalami pendarahan dari hidung. Hal ini terjadi karena tekanan darah tinggi membuat pembuluh darah menjadi mudah rusak dan pecah.

Penyebab

Tekanan darah yang tinggi disebabkan oleh beberapa faktor, baik dari gaya hidup maupun faktor lainnya. Berikut ini adalah beberapa hal yang menyebabkan tekanan darah tinggi:

  • Genetik; seseorang menjadi lebih rentan jika memiliki riwayat keluarga yang memiliki darah tinggi.
  • Usia; seiring bertambah usia maka organ dan pembuluh darah mengalami penurunan fungsi yang mengganggu keseimbangan garam dan cairan.
  • Kelebihan berat badan; semakin berat seseorang maka akan semakin banyak darah yang diperlukan untuk memasok oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Ketika volume meningkat, maka tekanan dalam pembuluh darah juga akan meningkat.
  • Pola makan tidak sehat; konsumsi makanan yang asing, berlemak, dan tinggi kolesterol akan meningkatkan risiko hipertensi.
  • Malas olahraga; hal ini berdampak pada jantung yang harus bekerja keras yang akan meningkatkan risiko hipertensi.
  • Merokok dan konsumsi alkohol; zat pada rokok akan menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah. Konsumsi alkohol berlebihan juga berkaitan dengan dinding pembuluh dara yang menjadi lebih keras sehingga jantung harus memompa darah lebih kuat.
  • Stres; peningkatan hormon stres akan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Pengobatan & Pencegahan

Pengobatan hipertensi bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat penurun tekanan darah. Dosis yang harus dikonsumsi oleh penderita tentu harus sesuai dengan resep dari dokter.

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, berikut adalah beberapa jenis obat yang sering digunakan:

  • Diuretik
  • Penghambat adrenergik
  • Angiotensin converting enzyme inhibitor (ACE-inhibitor)
  • Antagonis kalsium
  • Vasodilator langsung.

Jika kamu belum mengalami tekanan darah tinggi, maka sebaiknya kamu menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah hal ini. Berikut adalah beberapa tindakan pencegahan yang harus dilakukan:

  • Konsumsi makanan sehat, terutama buah-buahan dan sayur-sayuran segar.
  • Kurangi konsumsi garam.
  • Perbanyak aktivitas fisik dan rajin olahraga.
  • Pastikan berat badan berada di angka yang ideal.
  • Hentikan kebiasaan merokok.
  • Hentikan konsumsi alkohol.
  • Melakukan terapi relaksasi untuk mengendalikan stres seperti yoga dan meditasi.

Nah, itulah dia pembahasan lengkap mengenai ciri-ciri darah tinggi beserta penyebab, cara pengobatan, dan cara mencegahnya. Tekanan darah tinggi merupakan permasalahan kesehatan yang bisa berdampak pada penyakit serius, sehingga kita harus mencegahnya dengan menerapkan pola hidup sehat.



Simak Video "Hipertensi Kerap Jadi Silent Killer, Dokter Saraf: Cek Sejak 18 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(khq/fds)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat