gtrees.net

Ternyata Ini Alasan Pasutri Wajib Buang Air Kecil setelah Berhubungan Intim

ilustrasi buang air di toilet
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/patchanan promunat)

Jakarta -

Buang air kecil setelah berhubungan seks dapat membantu membersihkan bakteri dari uretra, sehingga risiko infeksi saluran kemih (ISK) dapat dikurangi. Meski tidak sepenuhnya menjadi satu-satunya pencegah ISK, tindakan ini cukup bermanfaat. Dikutip dari healthline, ISK terjadi ketika bakteri masuk ke saluran kemih melalui uretra dan menuju kandung kemih.

Pada perempuan, uretra berada dekat dengan lubang vagina, sehingga lebih rentan terhadap ISK. Pada laki-laki, uretra lebih panjang sehingga bakteri harus menempuh jarak lebih jauh untuk menyebabkan ISK, tetapi buang air kecil setelah seks tetap disarankan karena dapat membantu mengeluarkan bakteri yang mungkin masuk selama hubungan seksual.

Jika tidak melakukan hubungan seks penetratif, risiko ISK dapat berkurang, kecuali apabila pasangan melakukan seks oral di sekitar klitoris yang dekat dengan uretra. Oleh karena itu, disarankan untuk buang air kecil dalam waktu 30 menit setelah berhubungan seks untuk pencegahan ISK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perlu diingat pula bahwa buang air kecil tidak dapat mencegah kehamilan, karena urine dikeluarkan dari uretra sementara ejakulasi terjadi di dalam vagina. Apabila sedang berusaha untuk hamil, menunggu beberapa menit sebelum buang air kecil mungkin sedikit membantu, tetapi tidak akan mengurangi peluang secara signifikan.

Meskipun belum ada banyak studi yang meneliti hubungan antara hubungan seksual, ISK, dan buang air kecil sebagai metode pencegahan, tindakan ini tetap disarankan. Buang air kecil setelah seks juga tidak mencegah infeksi menular seksual (IMS), karena bakteri IMS dapat masuk melalui luka mikro pada selaput lendir. Satu-satunya cara untuk mengurangi risiko IMS adalah dengan menggunakan kondom dan menjalani skrining secara teratur.

ADVERTISEMENT

Keinginan buang air kecil setelah seks dapat dimunculkan dengan minum lebih banyak air, mendengarkan suara air mengalir, atau duduk beberapa menit lebih lama di toilet. Namun, tidak buang air kecil setelah seks juga tidak terlalu berbahaya apabila terjaga kebersihannya.



Simak Video "Cek PSA Untuk Ketahui Risiko Gangguan Prostat"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat