gtrees.net

4 Manfaat Bercinta untuk Kesehatan, Tak Cuma Puaskan Hasrat Seksual

Couple is lying on the bed and making heart with their hands
Ilustrasi bercinta. (Foto: Getty Images/praetorianphoto)

Daftar Isi
  • 1. Bantu Membakar Kalori
  • 2. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
  • 3. Meredakan Sakit Kepala
  • 4. Mengurangi Risiko Kanker Prostat
Jakarta -

Bercinta merupakan salah satu hal yang penting dilakukan suami-istri. Selain menjaga keharmonisan dalam rumah tangga, ternyata bercinta juga memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan lho.

Berikut sederet manfaat seks bagi tubuh dikutip dari Healthline.

1. Bantu Membakar Kalori

Bercinta ternyata dapat membakar kalori lho. Ketika tengah bercinta, aliran darah meningkat dan membuat jantung berdetak lebih cepat. Dengan kata lain, seks merupakan bentuk latihan fisik, dan lebih menyenangkan daripada berlari. Meskipun begitu, seks tidak terlalu membakar banyak kalori.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut sebuah artikel tahun 2013 di The New England Journal of Medicine, seorang pria berusia pertengahan 30-an mungkin menghabiskan sekitar 21 kilokalori selama berhubungan seks.

2. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kehidupan seks yang aktif berkorelasi erat dengan panjang umur. Bahkan sejumlah penelitian juga menyebut bercinta dapat menurunkan risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit jantung lainnya.

ADVERTISEMENT

Pada tahun 2010, Institut Penelitian New England melakukan sebuah studi besar-besaran. Hasilnya menyarankan bahwa aktivitas seksual yang teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

3. Meredakan Sakit Kepala

Selama berhubungan seks, hormon oksitosin dilepaskan dalam tubuh. Hormon tersebut dapat mengurangi rasa sakit. Dalam sebuah studi yang diterbitkan di Bulletin of Experimental Biology and Medicine, seseorang yang menghirup uap oksitosin dan kemudian ditusuk jarinya hanya merasakan separuh dari rasa sakit yang dirasakan oleh orang lain yang tidak menghirup oksitosin.

4. Mengurangi Risiko Kanker Prostat

Pada tahun 2003, para peneliti Australia menerbitkan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa semakin sering pria berejakulasi antara usia 20 dan 50 tahun, semakin kecil kemungkinan mereka terkena kanker prostat.

Penelitian serupa yang dilakukan setahun kemudian oleh National Cancer Institute menunjukkan bahwa pria yang berejakulasi setidaknya lima kali seminggu, baik melalui hubungan seks maupun masturbasi, lebih kecil kemungkinannya terkena kanker prostat.



Simak Video "Kenali Manfaat Seks Rutin Bagi Kesehatan untuk Pasutri"
[Gambas:Video 20detik]
(Salsa Dila Fitria Oktavianti/suc)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat