gtrees.net

Batuk Berdahak-Tenggorokan Gatal Tak Kunjung Sembuh, Bagaimana Mengatasinya Dok?

Man coughing
Foto ilustrasi: thinkstock

Daftar Isi
  • Tentang Konsultasi Kesehatan
Jakarta -

Pertanyaan:

Dokter, saya sudah 2 minggu ini batuk berdahak sampai tenggorokan rasanya sangat gatal. Sudah minum obat, tapi tetap masih batuk juga.

Obat apa yang bisa membantu mengobatinya dan apa yang harus saya lakukan atau hindari agar rasa gatal tenggorokan saya berkurang?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Septian (pria, 35 tahun)

Jawaban:

ADVERTISEMENT

Lendir pada tenggorok sebenarnya berfungsi untuk membersihkan dan melembapkan saluran pernapasan. Namun, jika jumlahnya terlalu berlebih sehingga mengakibatkan gatal dan batuk yang mengganggu, maka perlu dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.

Pada keluhan batuk berdahak dan tenggorok gatal, penting juga untuk diketahui adanya gejala penyerta lainnya seperti demam, nyeri tenggorok, sesak napas, atau pilek.

Penyebab batuk berdahak sendiri dapat berasal dari paru-paru maupun organ lainnya, sehingga kolaborasi multidisiplin pada kasus batuk memang sangat penting. Dari aspek telinga hidung tenggorok (THT), beberapa hal yang dapat menyebabkan kondisi batuk berdahak antara lain:

1. Iritasi tenggorok akibat paparan asap rokok atau kendaraan

Mengurangi iritasi tenggorokan akibat paparan asap rokok atau kendaraan dapat dilakukan dengan menghindari paparan bahan kimia tersebut, perbanyak minum air putih hangat, dan menggunakan masker sebagai pelindung.

2. Sindrom post nasal drip (PND) yang disebabkan oleh rinitis atau sinusitis

PND adalah keluarnya sekret atau cairan dari hidung atau sinus paranasal yang kemudian mengalir ke arah faring dan menyebabkan batuk. Mengurangi batuk yang disebabkan oleh PND dapat dilakukan dengan menghindari alergen tertentu setelah tes alergi dilakukan.

Selanjutnya, bisa melakukan irigasi hidung menggunakan larutan salin, menjalani terapi pengobatan dengan steroid intranasal, antihistamin, serta pengobatan infeksi penyerta, hingga koreksi kelainan anatomi sinonasal.

3. Refluks laringofaring

Pada kasus refluks laringofaring, batuk dapat terjadi akibat naiknya isi lambung ke daerah laringofaring sehingga mengakibatkan rangsangan mekanis secara langsung, rangsangan kimiawi melalui perubahan pH, serta peradangan kronis akibat paparan asam lambung di daerah laring dan faring.

Selain batuk berdahak dan tenggorok gatal, gejala penyerta lain yang dapat terjadi adalah perasaan mengganjal di tenggorok, heartburn, atau suara serak. Pada kasus ini, pasien harus menjalani pemeriksaan menggunakan endoskopi fleksibel untuk menilai Reflux Finding Score (RFS).

Pasien dengan refluks laringofaring akan diberikan terapi pengobatan dan diminta untuk modifikasi pola makan, dengan mengurangi konsumsi sejumlah jenis makanan dan minuman, antara lain:

  • Kopi dan teh
  • Bawang putih, jahe, dan tomat
  • Jeruk dan alpukat
  • Alkohol dan rokok
  • Kacang, cokelat, dan soda
  • Makanan yang pedas, terlalu berlemak, atau terlalu berbumbu

Pasien juga diminta untuk memberi jarak 3 jam antara makan terakhir dan tidur. Beberapa jenis obat yang dapat memberatkan kondisi refluks juga perlu dihindari.

Mengetahui penanganan yang tepat untuk kondisi yang Bapak alami perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu agar dapat ditentukan penyebab pastinya. Sebaiknya Bapak berkonsultasi dengan dokter spesialis spesialis telinga hidung tenggorok bedah kepala dan leher.

dr Dwi Wahyu Manunggal, SpTHT, BKL

Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher

RS Pondok Indah - Puri Indah

Tentang Konsultasi Kesehatan

Pembaca yang memiliki pertanyaan seputar kesehatan, dapat mengirimkan pertanyaan disertai keterangan nama, usia, dan jenis kelamin melalui form Konsultasi , KLIK DI SINI.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Kerahasiaan identitas dijamin.

Mau tahu kondisi mental health kamu? Coba ikutan tes psikologi DI SINI.



Simak Video "Anak Dilarikan ke RS karena Pneumonia, Zaskia Adya Mecca Lemas"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat