gtrees.net

Pengakuan Pria Kecanduan Pornografi dan Masturbasi, Ini yang Terjadi pada Tubuhnya

Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration.
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Soifer

Jakarta -

Seorang pria di Nigeria bernama Joshua Simon buka-bukaan soal kecanduan pornografi yang dialaminya. Kondisi itu membuatnya mengalami mimpi buruk hingga merusak kesehatannya.

Ini berawal saat dia menemukan situs porno di usia 12 tahun dan mulai masturbasi secara diam-diam. Namun, segalanya berubah saat Joshua mendapatkan ponsel pertamanya pada usia 16 tahun dan mengakses film porno dengan mudah.

Kecanduan pornografi dan masturbasinya semakin menjadi-jadi selama lima tahun. Bahkan, Joshua pernah menghabiskan sepanjang malam dengan menonton film porno dan melakukan masturbasi tiga kali sehari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama kali saya melakukan masturbasi itu adalah pengalaman yang mengubah hidup saya. Saya sangat disorientasi dan terus memohon kepada Tuhan untuk mengampuni saya," kata Joshua yang dikutip dari The Sun.

"Setelah menyelesaikan sekolah menengah, keadaan semakin memburuk. Setiap kali pergi ke toilet, saya akan mengambil ponsel dan kehilangan kendali. Masturbasi seperti punya pikirannya sendiri, saya tidak ingin melawannya," lanjut pria 25 tahun itu.

Berawal dari coba-coba menonton film romantis

Saat usia 12 tahun, Joshua sering menonton film romantis yang menampilkan pria dan wanita yang berciuman. Kecanduan itu mulai terjadi saat menonton video porno pertamanya sambil masturbasi.

Di awal, Joshua merasa video itu sangat membingungkan dan berhenti menonton sampai usianya 16 tahun. Sejak itu, Joshua mulai kehilangan kendali.

"Saya mulai kehilangan kendali dan kemudian terjadi empat atau lima kali seminggu, kemudian meningkat menjadi tiga kali sehari," terang dia.

"Saya sampai pada titik di mana saya mulai kehilangan rambut di kepala dan menurunkan berat badan - saya tahu saya harus berhenti dan saya berkata pada diri sendiri bahwa saya akan berhenti ketika saya kuliah," sambungnya.

Di usia 18 tahun, kecanduannya semakin parah. Itu berdampak pada kesehatan mentalnya yang membuatnya menjadi orang yang penakut dan pemalu.

Tak hanya itu, konsentrasinya dan daya ingatnya mulai memburuk. Bahkan, penglihatannya juga terasa kabur.

Kecanduannya itu juga berdampak pada fisiknya, seperti berat badannya turun dan rambut yang mulai rontok. Semakin melawan, kondisi itu membuat Joshua lelah.

"Semakin aku ingin berhenti, aku tidak bisa. Rambutku mulai rontok, dan orang tua serta saudara-saudaraku mengira aku sakit," tuturnya.

NEXT: Mulai alami mimpi buruk tentang seks

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat