gtrees.net

Kronologi Ibu di AS yang Kaki-Tangannya Diamputasi Usai Idap Flu, Begini Awalnya

Kristin Fox diamputasi usai mengidap flu.
Kisah ibu harus diamputasi usai mengidap flu. (Foto: Facebook Keep Fighting Kristin)

Jakarta -

Seorang ibu dua anak di Ohio, Kristin Fox (42) menceritakan kisahnya diamputasi usai mengidap flu. Dokter terpaksa harus mengamputasi kedua tangan dan kakinya untuk menyelamatkan nyawanya. Apa yang sebenarnya terjadi?

Semua berawal dari gejala sakit tenggorokan yang ia alami. Ketika ia pergi ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa ia mengidap flu. Dokter lantas memberi obat dan membolehkannya pulang.

Namun, tak lama kembali dari rumah sakit, kondisi tubuhnya justru semakin memburuk. Fox mengaku ia bahkan tidak bisa bangun dari sofanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter lantas kembali memeriksanya dan mendiagnosis Fox mengidap pneumonia akibat bakteri yang menyebabkan kegagalan organ. Tidak hanya itu, dokter menuturkan bahwa ia juga mengalami syok septik. Kondisi tersebut merupakan infeksi yang dapat menyebabkan kegagalan organ dan penurunan tekanan darah.

Melihat kondisi Fox, dokter lantas dengan sengaja membuat ia masuk dalam keadaan koma atau dalam istilah medis disebut medically-induced coma. Hal ini dilakukan dokter untuk menyelamatkan organ vital Fox.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, pada Maret 2020 dokter menuturkan pada keluarga bahwa mereka harus mengamputasi kaki Fox hingga bagian bawah lututnya. Dua minggu kemudian dokter juga melakukan amputasi pada kedua lengannya demi menjaga organnya tetap hidup.

"Kadang-kadang saya mengeluh, tetapi saya mengingatkan diri saya bahwa anak-anak bisa saja berduka atas kematian saya. Mereka sekarang berusia 12 dan 10 tahun, saya tidak dapat membayangkan mereka hidup tanpa saya," kenang Fox dikutip dari Daily Mail, Rabu (15/11/2023).

Fox akhirnya keluar dari rumah sakit beberapa minggu setelah operasi. Pada tahap selanjutnya ia menjalani terapi fisik di Institut Rehabilitasi Universitas Pittsburgh Medical Center (UPMC).

Dalam proses rehabilitasi, paru-paru Fox sempat mengalami kolaps lagi. Ia harus kembali menjalani terapi selama enam minggu untuk memulihkan tubuhnya.

Pada Oktober 2020, ia akhirnya menggunakan prostetik untuk lengan dan kakinya. Namun, saat ini Fox lebih memilih tidak menggunakan prostetik lengan. Menurutnya, tidak menggunakan prostetik lengan membuat hidupnya lebih mudah.

"Itu adalah perjalanan yang sangat besar. Itu seperti percobaan-percobaan mengenai apa yang berhasil dan apa yang tidak," katanya.

"Saya tak menggunakan prostetik lengan sama sekali. Saya belajar untuk hidup tanpanya, ini lebih mudah. Saya bahkan bisa mengemudi tanpa prostetik lengan," pungkasnya.



Penjualan Susu Mentah di AS Dibatasi gegara Sapi Terjangkit H5N1

Penjualan Susu Mentah di AS Dibatasi gegara Sapi Terjangkit H5N1


(avk/kna)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat