gtrees.net

Apakah Minum Soda Bisa Mencegah Kehamilan? Ini Faktanya

pour cola from the bottle to glass and bubble soda on black background
Foto: iStock

Daftar Isi
  • Apakah Soda Bisa Cegah Kehamilan?
  • Apa yang Bisa Mencegah Kehamilan?
Jakarta -

Ada anggapan yang mengatakan bahwa minum soda bisa mencegah kehamilan. Di mana proses pembuahan sel telur oleh sperma dapat digagalkan dengan mengkonsumsi soda setelah berhubungan intim.

Beredar juga anggapan bahwa minuman soda tertentulah, seperti Sprite atau Coca Cola, yang bila dikonsumsi usai seks tanpa pengaman dapat mencegah kehamilan. Namun, benarkah demikian?

Apakah Soda Bisa Cegah Kehamilan?

Dilansir Choices Pregnancy Care Center, minum soda setelah seks tidak mencegah kehamilan. Tidak ada penelitian yang menunjukkan soda bisa menggagalkan pembuahan sel telur oleh sel sperma. Sehingga kehamilan tetap dapat terjadi meski soda diminum usai berhubungan badan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, dikutip dari ScienceDaily, studi yang diterbitkan dalam jurnal Epidemiology menemukan bahwa konsumsi satu atau lebih minuman manis setiap harinya, termasuk soda, justru bisa menurunkan kesuburan baik pada pria maupun wanita.

Penelitian lain yang dilakukan terhadap 3.828 wanita berusia 21-45 tahun dan 1.045 pasangan pria mereka yang sedang merencanakan kehamilan, menganalisis efek kesuburan setelah konsumsi minuman manis selama 12 siklus menstruasi.

ADVERTISEMENT

Para peserta menyelesaikan survei dasar mengenai riwayat kesehatan, faktor gaya hidup, dan pola makan, termasuk asupan minuman manis. Peserta wanita kemudian mengisi kuesioner tindak lanjut setiap dua bulan hingga 12 bulan atau sampai terjadi kehamilan.

Peneliti kemudian menemukan perempuan yang rutin mengkonsumsi setidaknya satu soda per hari memiliki kesuburan 25 persen lebih rendah, dan konsumsi pada peserta laki-laki dikaitkan dengan fekundabilitas 33 persen lebih rendah.

Asupan minuman energi bahkan menunjukkan penurunan kesuburan yang lebih besar, walaupun hasilnya didasarkan pada sejumlah kecil peserta. Sementara asupan jus buah atau soda diet tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kesuburan.

Di sisi lain, rutin minum manis seperti soda juga berdampak buruk lainnya terhadap kesehatan. Termasuk menyebabkan obesitas, diabetes, tekanan darah dan kolesterol tinggi, hingga penyakit jantung.

Penelitian tersebut hanya menemukan orang rutin konsumsi minuman manis seperti soda setiap harinya mengalami kesuburan yang menurun sehingga peluang untuk hamil lebih rendah. Dan tidak ada uji klinis yang menyebut bahwa soda dapat mencegah kehamilan.

Maka dari itu, anggapan bahwa minum soda bisa mencegah kehamilan bisa dikata hanyalah mitos belaka, karena tidak ada bukti secara ilmiah.

Apa yang Bisa Mencegah Kehamilan?

Alih-alih minum soda setelah berhubungan intim, salah satu cara yang dapat mencegah kehamilan adalah penggunaan kontrasepsi.

Kontrasepsi terdapat banyak jenis dan metodenya. Ada yang dapat dipakai sebelum berhubungan intim seperti kondom, diafragma, dan spermisida.

Ada pula yang hormonal seperti minum pil KB dan suntik KB. Ada juga yang dipasang seperti KB spiral dan KB implan. Semua alat kontrasepsi ini memiliki plus minusnya masing-masing, tetapi cukup ampuh mencegah kehamilan.

Dalam kasus terlanjur seks tanpa pengaman, risiko terjadinya kehamilan dapat dikurangi dengan menggunakan kontrasepsi darurat. Mengutip Health, kontrasepsi darurat hanya akan menurunkan risiko hamil dan bukan menjamin bahwa kehamilan pasti tidak akan terjadi.

Kontrasepsi darurat ada dua jenisnya: pil minum dan spiral pasang. Untuk pil kontrasepsi darurat bisa diminum dalam waktu 3 hari atau kurang setelah seks. Semakin cepat diminum, maka dapat semakin efektif. Boleh juga dikonsumsi segera usai berhubungan badan.

Adapun spiral kontrasepsi darurat dapat dipasang dalam waktu 5 hari setelah berhubungan intim untuk mengurangi risiko kehamilan.

Disebutkan, alat kontrasepsi ini terbilang efektif untuk mencegah hamil dengan persentase lebih dari 95 persen. Sisanya berarti masih ada peluang bahwa seseorang dapat hamil meski telah menggunakan kontrasepsi satu ini.

Nah, itu tadi penjelasan apakah soda bisa mencegah kehamilan atau tidak. Dan jawabannya adalah tidak. Yang dapat mengurangi risiko terjadinya kehamilan salah satunya adalah penggunaan alat kontrasepsi.



Simak Video "Pandangan Medis soal Surogasi dan Regulasinya di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(azn/inf)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat