gtrees.net

Perut Sering Begah dan Mual Meski Makan Teratur, Apakah Gejala Asam Lambung Dok?

Ilustrasi Perut Kembung
Ilustrasi perut begah. (Foto: Shutterstock)

Daftar Isi
  • Tentang Konsultasi Kesehatan
Jakarta -

Pertanyaan:

Dok, akhir-akhir ini saya sering merasa perut seperti begah. Sudah minum obat seperti obat lambung, tapi malah bertambah mual.

Saya merasa makan saya teratur. Apakah gejala yang saya alami karena ada masalah asam lambung dan bagaimana mengatasinya Dok?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Putra (pria, 28 tahun)

Jawaban:

ADVERTISEMENT

Dari keluhan yang disampaikan, bisa jadi merupakan salah satu gejala refluks atau naiknya asam lambung di kerongkongan. Itu bisa menyebabkan rasa mual atau sulit bernapas.

Gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan kondisi naiknya asam lambung atau suatu keadaan ketika cairan asam di lambung berbalik naik ke kerongkongan. Cairan tersebut dapat memicu peradangan dan mengiritasi lapisan dalam kerongkongan, bahkan hingga ke tenggorokan dan pita suara.

GERD disebabkan oleh melemahnya katup atau sfingter yang terletak di kerongkongan bagian bawah. Normalnya, katup ini akan terbuka untuk memungkinkan makanan serta minuman masuk menuju lambung untuk dicerna.

Setelah makanan atau minuman masuk ke lambung, katup ini akan tertutup kencang guna mencegah isi lambung kembali naik ke kerongkongan. Namun pada penderita GERD, katup ini melemah, sehingga tidak dapat menutup dengan baik.

Hal ini mengakibatkan isi lambung yang berisi makanan dan asam lambung naik ke kerongkongan. Apabila kondisi ini terjadi terus-menerus, lapisan kerongkongan akan mengalami iritasi hingga peradangan dan lama kelamaan menjadi lemah.

Gejala GERD yang biasa terjadi adalah rasa asam atau pahit di mulut, sendawa, hingga sensasi perih atau panas terbakar di dada dan ulu hati. Gejala lain yang juga dapat menyertai GERD adalah:

  • Kesulitan menelan atau perasaan seperti ada benjolan atau ada yang menyangkut di tenggorokan, batuk-batuk yang kadang menjadi sesak napas, dan suara serak
  • Mual dan muntah
  • Gangguan tidur
  • Kerusakan gigi akibat sering terkena asam lambung
  • Bau mulut
  • Lidah putih
  • Sakit kepala

Mengatasi GERD dapat dilakukan dengan terapi pengobatan untuk menurunkan produksi asam lambung. Di samping itu, melakukan perubahan gaya hidup juga penting untuk dilakukan agar gejala GERD tidak kambuh kembali.

Beberapa hal yang juga dapat dilakukan untuk mengatasi GERD antara lain:

  • Menurunkan berat badan, jika memiliki berat badan berlebih
  • Tidak merokok
  • Meninggikan kepala saat tidur
  • Tidak berbaring atau tidur setidaknya dalam waktu 2- 3 jam setelah makan
  • Menghindari makanan atau minuman yang memicu naiknya asam lambung, seperti mengonsumsi alkohol, susu, makanan yang pedas dan berlemak, cokelat, mint, dan kopi
  • Tidak mengenakan pakaian yang terlalu ketat

Sebenarnya setiap orang bisa mengalami gejala naiknya asam lambung, terutama setelah makan dalam jumlah yang banyak, makan pada larut malam, atau mengonsumsi makanan yang memicu produksi asam lambung. Agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih parah, penting untuk mengenali gejala GERD dan melakukan langkah penanganan sejak dini untuk mengatasinya.

Sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter jika gejala GERD terjadi secara terus menerus dan tidak kunjung membaik.

dr Femmy Nurul Akbar, SpPD, Subsp. GEH(K)

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Gastroenterologi Hepatologi

RS Pondok Indah - Pondok Indah

Tentang Konsultasi Kesehatan

Pembaca yang memiliki pertanyaan seputar kesehatan, dapat mengirimkan pertanyaan disertai keterangan nama, usia, dan jenis kelamin melalui form Konsultasi , KLIK DI SINI.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Kerahasiaan identitas dijamin.

Mau tahu kondisi mental health kamu? Coba ikutan tes psikologi DI SINI.



Simak Video "KuTips: Pijat di Titik Ini untuk Atasi Mabuk Perjalanan Saat Mudik"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat