gtrees.net

RS Marzoeki Mahdi Tampung Korban Judi Online yang Alami Gangguan Mental

Ilustrasi permainan judi
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Sezeryadigar)

Jakarta -

Bermain judi online hingga kecanduan memberikan dampak yang besar pada kesehatan mental. Seseorang dengan kecanduan judi harus segera ditangani oleh profesional kejiwaan agar dampaknya pada kesehatan dan kehidupan sehari-hari tidak semakin luas.

Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional (PKJN) RS Marzoeki Mahdi, Dr dr Nova Riyanti Yusuf, SpKJ menjelaskan bahwa perawatan gangguan kecanduan perjudian sebenarnya dapat dilakukan. Tinggal bagaimana pasien mau untuk menjalani perawatan untuk menghilangkan kecanduan tersebut.

dr Nova mengatakan bahwa pihaknya saat ini membuka Klinik Adiksi Perilaku untuk menangani individu yang mengalami masalah kecanduan judi. Tidak hanya perjudian, klinik tersebut juga menangani berbagai adiksi perilaku non-zat lain seperti kecanduan bermain gim, seks, pornografi, hingga belanja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Klinik tersebut dibuka seiring dengan penelitian tentang perilaku adiksi yang dilakukan oleh PKJN RS Marzoeki Mahdi.

"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi judi online dan perilaku-perilaku terkait judi online serta merumuskan model terapi untuk orang dengan gangguan judi online di Indonesia," kata dr Nova dikutip dari rilis Kemenkes yang diterima , Kamis (11/7/2024).

dr Nova mengatakan hasil penelitian itu nantinya akan digunakan sebagai bagian pengembangan layanan dan pembukaan layanan poliklinik adiksi perilaku di PKJN RS Marzoeki Mahdi.

Sederet program pemulihan adiksi yang dapat dilakukan pasien meliputi konseling individu, konseling keluarga atau pasangan, cognitive behaviour therapy (CBT), motivational interviewing (MI) hingga self help.

dr Nova mengatakan sepanjang tahun 2024, ada total 19 kunjungan pasien poli psikiatri yang dilatarbelakangi oleh masalah judi online. Sebanyak 5 pasien berusia 17-24 tahun, 6 pasien berusia 25-28 tahun, 5 pasien berusia 31-42 tahun, dan 3 pasien berusia 52-56 tahun.

"Ada 19 kunjungan pasien. Pada bulan Februari, ada 2 kunjungan, Maret ada 4 kunjungan, April ada 1 kunjungan, Mei itu ada 9 kunjungan dan Juni terdapat 3 kunjungan pasien. Semua pasien pengunjung ini berjenis kelamin laki-laki," tandasnya.



KuTips: Tips Keluar dari Jerat Candu Judi Online

KuTips: Tips Keluar dari Jerat Candu Judi Online


(avk/kna)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat