gtrees.net

Dokter Saraf Ungkap Makanan yang Berbahaya bagi Otak, Bisa Picu Stroke

Medical illustration of a brain with stroke symptoms
Ilustrasi stroke. (Foto: Getty Images/iStockphoto/peterschreiber.media)

Daftar Isi
  • Apa yang Perlu Dihindari?
Jakarta -

Kesehatan otak juga bergantung pada makanan yang dikonsumsi. Meski tak berkaitan secara langsung, makanan dengan tinggi lemak, garam, dan gula, bisa memicu kondisi hipertensi yang berisiko menyebabkan aneurisma otak, benjolan pada otak yang sewaktu-waktu bisa pecah dan berujung stroke.

Namun, tidak sedikit yang kemudian memangkas nutrisi karbohidrat dengan anggapan lebih sehat. Nyatanya, menurut spesialis bedah saraf dr Muhammad Kusdiansah, SpBS, dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), karbohidrat tetap diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja dan fungsi otak.

Pasalnya, otak membutuhkan glukosa sebagai bahan bakar utama sehingga bekerja dan berfungsi secara optimal dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa yang Perlu Dihindari?

"Karbohidrat itu bukan tidak boleh, tetapi kita batasi sumbernya hanya satu, ketika kita sudah makan nasi jangan lagi makan singkong, kentang, dan sumber karbo lain," tutur dia saat ditemui Sabtu (29/5/2024).

Adapun yang perlu dihindari menurutnya adalah makanan dengan tinggi lemak, tepung, hingga kandungan santan berlebih.

"Jadi sarannya lebih banyak konsumsi makanan yang dipanggang, dikukus," tandas dia.

Tidak hanya fokus menjaga asupan makanan, dr Kusdiansah juga meminta masyarakat menghindari kebiasaan sedentary lifestyle alias kurangnya aktivitas fisik sehari-hari, ditambah dengan kebiasaan merokok. Dua hal tersebut juga menjadi faktor di balik pergeseran usia tren kasus masalah otak semakin muda.



Mengenal Jenis Penyakit Stroke dan Penyebabnya

Mengenal Jenis Penyakit Stroke dan Penyebabnya


(naf/kna)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat