gtrees.net

Tanda-tanda Harus Stop Dulu Minum Kopi: Muncul Bercak di Lidah

5 Manfaat Kesehatan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Kopi Tiap Hari
Foto: Ilustrasi iStock

Jakarta -

Secangkir kopi saat pagi menjadi salah satu hal yang penting untuk memulai hari. Namun, dokter ahli akupuntur Dr Anis Khalaf memperingatkan tanda-tanda yang menunjukkan seseorang untuk tidak mengkonsumsi kopi.

Dalam postingan di akun TikTok miliknya, ia mengungkapkan gejala pada lidah yang menandakan seseorang tidak boleh minum kopi sama sekali.

"Jika kamu ingin tahu jawabannya, kamu pasti ingin menjulurkan lidahmu. Kamu bisa pergi ke cermin dan melakukan tes kecil untuk mengetahuinya," kata Dr Khalaf yang dikutip dari Mirror UK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika kamu memiliki banyak retakan di lidahmu dengan lapisan kuning yang tebal, kamu mungkin sebaiknya tidak minum kopi," sambungnya.

Dr Khalaf mengklaim hal ini sering kali disebabkan oleh potensi 'ketidakseimbangan dalam tubuh', yang dapat diperparah oleh minuman berkafein. Meskipun tidak memberikan terlalu banyak rincian mengenai alasannya, dia merujuk pada sesuatu yang dikenal sebagai 'kekurangan yin' dalam pengobatan China.

Menanggapi itu, dokter umum di The UK Care Guide Dr Lawrence Cunningham menjelaskan tentang ketidakseimbangan tubuh. Itu adalah kondisi tubuh saat 'aspek nutrisi' terkuras, menyebabkan kegelisahan, sensasi jantung, dan gejala tidak nyaman lainnya.

Kopi merupakan stimulan yang 'menghangatkan'. Hal ini yang membuat kopi mungkin akan memperparah gejala-gejalanya.

Namun, kondisi ini tidak selalu menjadi penyebab lidah menguning.

"Menurut pengalaman saya, lapisan kuning tebal di lidah umumnya menunjukkan ketidakseimbangan sistem pencernaan tubuh, bukan keengganan tertentu terhadap kopi," ujarnya.

Lapisan kuning di lidah bisa disebabkan berbagai faktor, seperti kebersihan mulut yang buruk, dehidrasi, atau adanya bakteri dan jamur. Meski kopi biasanya bukan penyebab langsungnya, hal ini bisa memperburuk kondisi yang menyebabkan lapisan tersebut.

Kopi bersifat asam dan bisa mengubah keseimbangan pH di dalam mulut, yang dapat berkontribusi pada perkembangbiakan bakteri dan ragi, yang berpotensi menyebabkan lapisan kuning. Selain gejala lidah, ada berbagai tanda lain bahwa minum kopi berdampak negatif pada tubuh.

Ketidaknyamanan perut dan refluks asam termasuk yang paling umum. Sebab, kopi diketahui meningkatkan produksi asam lambung, yang mungkin tidak terlalu disukai tubuh.

"Seringnya sakit kepala atau migrain terkadang dikaitkan dengan asupan kopi yang berlebihan, terutama jika seseorang mengonsumsi kopi dalam jumlah banyak sepanjang hari," pungkasnya.



Anjuran Kopi dan Teh Tak Dikonsumsi saat Sahur

Anjuran Kopi dan Teh Tak Dikonsumsi saat Sahur


(sao/kna)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat