gtrees.net

Suhu Panas India Makin Parah! Nyaris 50 Derajat Celcius, 13 Orang Meninggal

Commuters cover their faces with scarves to protect themselves from the harsh heat in Bikaner, Rajasthan, India, Thursday, May 23, 2024. (AP Photo/Dinesh Gupta)
Suhu panas di India. (Foto: AP/Dinesh Gupta)

Jakarta -

Departemen Cuaca India mengeluarkan peringatan merah untuk beberapa wilayah bagian barat laut negara itu pada Rabu (29/5/2024). Gelombang panas semakin parah pasca ibukota Delhi mencatat suhu tertinggi mereka di nyaris 50 derajat Celcius.

Peringatan ini menyiratkan kemungkinan sangat tinggi efek berbahaya. Banyak orang bisa mengalami kondisi buruk akibat cuaca panas seperti salah satunya heatstroke. Otoritas setempat mengimbau kelompok rentan untuk lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan.

Suhu panas 'mendidih' di India sudah berlangsung selama musim panas ini, naik level dari gelombang panas ke gelombang panas parah dan kemungkinan akan berlanjut di beberapa wilayah negara bagian India lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

India menyatakan gelombang panas ketika suhu maksimum suatu daerah adalah 4,5 derajat Celcius hingga 6,4 derajat Celcius lebih tinggi dari biasanya. Sementara gelombang panas parah dinyatakan ketika suhu maksimum 6,5 derajat Celcius lebih tinggi dari biasanya atau lebih.

Stasiun cuaca lokal di lingkungan Mungeshpur dan Narela di Delhi mencatat suhu 49,9 derajat Celcius pada hari Selasa, rekor terpanas sepanjang masa untuk kota tersebut dan 9 derajat Celcius di atas normal.

ADVERTISEMENT

Pemerintah daerah Delhi juga membatasi pasokan air. Dikatakan, tingkat air di Sungai Yamuna, sumber utamanya, rendah.

Kota ini tidak memiliki pasokan air yang tak terputus kapan saja, tetapi pemerintah mengatakan lingkungan yang menerima air selama beberapa jam dua kali sehari akan dikenakan pembatasan lebih lanjut.

"Saya memohon kepada semua penduduk bahwa apakah ada masalah air di daerah Anda atau tidak, silakan gunakan air dengan sangat biijak," beber Menteri Air Pemerintah Daerah Atishi, Selasa (28/5), dikutip dari Channel News Asia.

Miliaran orang di seluruh Asia, termasuk di tetangga India Pakistan, telah mengalami musim yang lebih panas tahun ini, sebuah tren yang menurut para ilmuwan internasional diperburuk oleh perubahan iklim.

India mencatat tiga kematian baru imbas heatstroke, pada hari Selasa di Jaipur di negara bagian Rajasthan, membawa korban kota ke empat dan negara bagian itu menjadi setidaknya 13 orang.



Simak Video "Cuaca Panas Pengaruhi Kesuburan Pria dan Wanita? Ini Kata Dokter"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat