gtrees.net

10 Wabah Penyakit Mematikan Sepanjang Sejarah, Nomor 2 Paling Banyak Korban Jiwa

Yersinia pestis bacteria, artworkYersinia pestis bacteria, artwork
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/royaltystockphoto)

Jakarta -

Sepanjang sejarah dunia, umat manusia telah melalui berbagai wabah penyakit. Dalam beberapa kasus, wabah penyakit yang terjadi bahkan begitu mematikan hingga menyebabkan kekacauan dalam kehidupan manusia dalam sebuah zaman.

Berikut di bawah ini merupakan beberapa wabah penyakit mematikan yang pernah terjadi sepanjang sejarah manusia dikutip dari LiveScience:

1. Wabah Antonine 165-180

Wabah antonine yang diperkirakan merupakan penyakit cacar (smallpox) membunuh sekitar 5-10 juta tentara kekaisaran Romawi. Banyak sejarawan percaya bahwa epidemi ini pertama kali dibawa ke Kekaisaran Romawi oleh tentara yang kembali ke rumah setelah perang melawan Parthia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. The Black Death 1346-1353

Beberapa perkiraan menunjukkan bahwa penyakit ini memusnahkan lebih dari separuh populasi Eropa. Penyakit ini disebabkan oleh strain bakteri Yersinia pestis yang diperkirakan sudah punah saat ini dan disebarkan melalui kutu pada hewan pengerat yang terinfeksi.

Angka kematian akibat wabah penyakit ini diperkirakan sekitar 75-200 juta orang. Banyak korban dari wabah penyakit ini dimakamkan di kuburan massal.

ADVERTISEMENT

3. Pandemi Flu 1889-1890

Pada era industri, jaringan transportasi memudahkan virus influenza menyebar dan menyebabkan 'malapetaka'. Hanya dalam beberapa bulan, penyakit ini menyebar ke seluruh dunia dan menewaskan 1 juta orang. Hanya butuh waktu lima minggu bagi wabah ini untuk mencapai puncak angka kematian.

Kasus paling awal dilaporkan di Rusia. Virus ini menyebar dengan cepat ke seluruh St Petersburg sebelum dengan cepat menyebar ke seluruh Eropa dan seluruh dunia, meskipun faktanya belum ada perjalanan udara.

4. Polio Amerika 1916

Epidemi polio yang dimulai di New York City menyebabkan 27.000 kasus dan 6.000 kematian di Amerika Serikat. Penyakit ini paling banyak dialami anak-anak dan terkadang membuat penyintasnya mengalami cacat permanen.

Epidemi polio terjadi secara sporadis di Amerika Serikat hingga vaksin Salk dikembangkan pada tahun 1954. Ketika vaksin tersebut tersedia secara luas, kasus di Amerika Serikat menurun.

5. Flu Spanyol 1918-1920

Diperkirakan 500 juta orang dari Laut Selatan hingga Kutub Utara menjadi korban Flu Spanyol. Seperlima dari mereka meninggal, dan beberapa komunitas adat berada di ambang kepunahan. Penyebaran dan kematian akibat flu diperparah oleh kondisi tentara dan gizi buruk pada masa perang yang dialami banyak orang selama Perang Dunia I.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat