gtrees.net

Mau Hidup sampai 100 Tahun Seperti Warga 'Blue Zone'? Jangan Skip Kebiasaan Ini

Elderly and middle-aged people exercise with wooden dumbbells during a health promotion event to mark Japans
Ilustrasi hidup sehat dan panjang umur. (Foto: REUTERS/Issei Kato)

Jakarta -

'Blue Zone' atau 'Zona Biru' adalah istilah yang tidak asing bagi orang-orang yang berusaha menguak rahasia panjang umur. Banyak yang percaya, penduduk Zona Biru memegang kunci di balik hidup sehat dan umur yang panjang.

Istilah Zona Biru pertama kali diperkenalkan oleh peneliti sekaligus penjelajah, Dan Buettner. Zona Biru merupakan sebutan yang digunakan Buettner untuk lima kawasan di dunia yang penduduknya memiliki angka harapan hidup lebih tinggi dibanding rata-rata. Adapun kelima kawasan tersebut antara lain Okinawa (Jepang), Ikaria (Yunani), Nicoya (Kosta Rika), Sardinia (Italia), dan Loma Linda (California, AS).

Buettner pun telah menghabiskan lebih dari 20 tahun hidup bersama masyarakat Zona Biru dan mencari tahu apa yang membuat mereka bisa hidup sehat dan panjang umur. Ternyata, salah satu rahasianya ada pada pola diet sehari-hari yang diadopsi oleh orang-orang tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, seperti apa rahasia diet penduduk Zona Biru yang membuat mereka bisa panjang umur? Berikut informasinya.

1. Okinawa, Jepang

Dikutip dari NPR, Okinawa merupakan salah satu wilayah dengan rasio centenarian (orang berusia 100 tahun) tertinggi di dunia, yakni sekitar 6,5 dari 100 orang.

ADVERTISEMENT

Dalam tulisannya, Buettner mengungkapkan orang Okinawa awalnya terbiasa mengonsumsi makanan sehat, seperti rumput laut, kunyit, dan ubi jalar. Tapi setelah pengaruh Barat masuk pada 1949, penduduk Okinawa mulai beralih mengonsumsi nasi, susu, dan daging.

Kendati demikian, masyarakat Okinawa tetap menjaga kebiasaan mengonsumsi bahan pangan dari daratan dan laut. Adapun makanan-makanan yang dinilai membantu mereka panjang umur di antaranya pare, tahu, bawang putih, nasi merah, teh hijau, dan jamur shitake.

2. Ikaria, Yunani

Dalam artikel berjudul 'The Island Where People Forget To Die', Buettner mengatakan rahasia panjang umur penduduk Ikaria terletak pada jenis makanan dan cara mengolahnya.

"Apa yang membuat mereka berbeda dari wilayah lain adalah penduduk Ikaria menekankan konsumsi kentang, susu kambing, madu, legum, sayuran liar, beberapa jenis buah, dan ikan," tulis Buettner.

Selain itu, 'makanan panjang umur' ala penduduk Ikaria juga termasuk keju feta, lemon, dan rempah seperti sage dan marjoram.

3. Nicoya, Kosta Rika

Buettner menuturkan masyarakat Nicoya yang berusia 100 tahun lebih gemar mengonsumsi nasi dengan kacang, keju, daun ketumbar, tortilla jagung, dan sebutir telur.

"Rahasia besar di balik diet penduduk Nicoya adalah 'tiga saudari' produk pertanian Meso-Amerika, yaitu kacang, jagung, dan labu. Ketiga makanan pokok itu juga dipadukan dengan pepaya, ubi jalar, pisang, dan kelapa sawit," ungkapnya.

Next: Sardinia dan Loma Linda

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat