gtrees.net

5 Cara Mengatasi Buang Air Besar Keras Secara Alami di Rumah

ilustrasi buang air di toilet
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/patchanan promunat)

Daftar Isi
  • 1. Perbanyak Konsumsi Makanan Berserat
  • 2. Minum Lebih Banyak Air
  • 3. Berolahraga Secara Teratur
  • 4. Mengurangi Makanan Berlemak
  • 5. Tidak Menunda BAB
Jakarta -

Buang air besar (BAB) yang keras atau sembelit merupakan salah satu masalah pencernaan yang umum terjadi. Meski terkesan sepele, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi yang serius jika tidak ditangani dengan tepat.

Sembelit terjadi karena usus besar menyerap terlalu banyak air dari tinja atau feses. Akibatnya, tinja menjadi kering dan keras, sehingga sulit dikeluarkan dari tubuh. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, sembelit juga bisa menyebabkan komplikasi parah, seperti wasir, fisura ani, prolaps rektum, hingga kerusakan otot panggul akibat mengejan terlalu keras.

Untungnya, ada banyak cara mengatasi buang air besar keras yang bisa diterapkan langsung di rumah. Dikutip dari berbagai sumber, berikut cara mengatasi BAB keras yang bisa dicoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Perbanyak Konsumsi Makanan Berserat

Menambah asupan makanan berserat merupakan salah satu cara mengatasi buang air besar keras yang paling efektif. Serat, terutama serat larut, dapat membantu melunakkan tinja dan merangsang pergerakan usus. Hal ini dapat membuat tinja keluar dengan lebih mudah.

Adapun makanan tinggi serat yang dapat membantu mengatasi BAB keras antara lain buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran, dan biji-bijian.

ADVERTISEMENT

2. Minum Lebih Banyak Air

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, sembelit terjadi ketika usus besar menyerap terlalu banyak air dari tinja. Karenanya, menambah asupan cairan dapat membuat tinja menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan dari dalam tubuh.

Setiap orang memiliki kebutuhan cairan yang berbeda-beda, tapi usahakan untuk setidaknya minum delapan gelas atau dua liter air setiap hari. Selain itu, jauhi pula minuman yang bersifat diuretik, seperti kopi dan teh, karena dapat membuat tubuh kekurangan cairan.

3. Berolahraga Secara Teratur

Berolahraga secara rutin dan teratur juga dapat mengatasi buang air besar keras. Olahraga dapat membantu mempercepat gerakan usus, serta melancarkan sirkulasi darah ke usus. Jika aliran darah ke usus lancar, sistem pencernaan pun dapat bekerja dengan lebih baik.

Berolahraga juga dapat memperkuat otot perut dan merangsang kontraksi usus, sehingga tinja dapat melalui sistem pencernaan dengan lebih lancar.

4. Mengurangi Makanan Berlemak

Makanan berlemak merupakan salah satu pemicu buang air besar keras yang paling umum. Makanan berlemak, seperti gorengan dan makanan cepat saji, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Pada beberapa kasus, hal ini dapat meningkatkan risiko sembelit.

Selain itu, makanan berlemak biasanya juga rendah serat. Kombinasi tersebut dapat memperlambat fungsi pencernaan.

5. Tidak Menunda BAB

Menunda BAB sesekali memang tidak masalah. Tapi jika sering dilakukan, kebiasaan ini dapat memicu terjadinya sembelit.

Ketika seseorang menahan BAB, otot anus dan rektum akan mendorong kembali tinja ke dalam usus besar. Hal ini membuat air yang ada di tinja kembali diserap oleh usus besar, sehingga membuatnya menjadi kering dan sulit dikeluarkan.



Simak Video "Ini Perbedaan KRIS dengan Kelas BPJS Kesehatan"
[Gambas:Video 20detik]
(ath/kna)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat