gtrees.net

Heboh Razia Sunscreen, Dokter Kulit Ingatkan Bahaya Jika Skip Tabir Surya

Viral sunscreen disita pengurus OSIS
Viral razia sunscreen. (Foto: Tangkapan layar TikTok)

Jakarta -

Viral di media sosial video yang menunjukkan sekelompok anggota OSIS menyita sejumlah kosmetik milik siswa, termasuk tabir surya atau sunscreen. Aksi ini mendapat sorotan tajam dari warganet karena menganggap penggunaan sunscreen sangat penting bagi perlindungan kulit.

Menanggapi hal tersebut spesialis kulit dr I Gusti Nyoman Darmaputra SpKK, SubspOBK, FINSDV, FAADV, menilai hal tersebut karena ketidaktahuan antara perbedaan kosmetik dan skincare. Tabir surya masuk dalam produk perawatan wajah serta menjaga kesehatan kulit.

Terlebih Indonesia masuk ke negara tropis sehingga sangat penting menggunakan tabir surya sejak usia dini. Penggunaan sunscreen bisa menghambat pembentukan hiperpigmentasi sampai mencegah kanker.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sunscreen wajib digunakan atau dipakai ulang setiap tiga hingga empat jam sekali. Hal ini diwajibkan untuk produk dengan takaran SPF setinggi apapun termasuk 50+," kata dr Darma kepada , Kamis (25/1/2024).

Dihubungi terpisah, dr Ruri D Pamela, SpDVE, FINSDV mengatakan sunscreen bahkan harus digunakan pada saat cuaca mendung sekalipun. sehingga penggunaan sunscreen setiap hari adalah langkah pencegahan kesehatan kulit yang penting.

Paparan sinar UVA menyebabkan penuaan dini pada kulit, sedangkan sinar UVB dapat menyebabkan luka bakar dan penggelapan warna kulit.

"Melewatkan penggunaan sunscreen, terutama secara teratur, dapat meningkatkan risiko kerusakan kulit akibat sinar UV. Ini termasuk risiko penuaan dini, seperti kerutan dan bintik-bintik penuaan, peningkatan risiko hiperpigmentasi misalnya melasma atau bintik hitam," tutur dia.

Next: Usia berapa mulai pakai sunscreen?

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat