gtrees.net

Si Kecil Diare? Susu Soya Solusi Nutrisinya

Ilustrasi Anak Kecil Diare
Ilustrasi anak kecil diare (Foto: Getty Images/iStockphoto/Antonio_Diaz)

Jakarta -

Diare menjadi salah satu penyakit yang paling dikhawatirkan bagi sebagian besar orang tua karena ketika Si Kecil mengalami diare maka kemampuannya untuk menyerap nutrisi akan berkurang.

Hal itu terjadi karena gerakan usus pada anak menjadi terlalu cepat. Ketika makanan masih diproses dalam pencernaan, usus sudah memaksanya keluar sehingga tubuh tidak menyerap sari-sari makanan dengan optimal.

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), diare bisa dipicu melalui infeksi kuman-kuman penyakit, seperti bakteri, virus, dan parasit. Kuman-kuman ini menyebar melalui makanan atau minuman yang tercemar dan kotor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun demikian, kondisi diare pada anak juga perlu diteliti kembali karena bisa saja Si Kecil mengalami alergi pada makanan atau minuman tertentu, misalnya karena alergi susu sapi atau intoleransi terhadap laktosa.

Dikutip dari laman pregnancy birth baby, sebanyak 1 dari 10 anak mengalami diare setelah mengonsumsi susu sapi. Hal ini merupakan reaksi dari intoleransi laktosa atau alergi susu sapi.

ADVERTISEMENT

Intoleransi laktosa merupakan merupakan masalah pencernaan yang timbul karena tubuh anak tidak bisa memproduksi enzim yang dibutuhkan untuk mencerna laktosa atau gula alami dalam susu. Sementara, alergi susu sapi berkaitan dengan reaksi sistem kekebalan tubuh yang tidak diinginkan terhadap protein dalam susu sapi.

Bunda sebaiknya mengamati konsumsi makanan dan minuman Si Kecil dan perhatikan apakah Si Kecil mengalami diare setelah makan salah satu jenis makanan atau minuman.

Jika tidak ingin semakin parah, maka Si Kecil bisa diberikan cairan oralit, dan obat Zinc yang tersedia di apotek, puskesmas, dan rumah sakit. Selain itu, asupan makanan Si Kecil juga harus diperhatikan untuk meningkatkan asupan makannya agar bisa menyerap banyak nutrisi.

Untuk lebih akurat, Bunda juga bisa membawa Si Kecil untuk diperiksa lebih lanjut ke dokter spesialis anak.

Untuk sementara waktu, Si Kecil harus menghindari makan-makanan yang pedas, makanan yang terlalu berserat, dan susu formula yang mengandung laktosa. Sebagai gantinya, Si Kecil harus diberikan makanan padat seperti sereal, oatmeal, roti, mi, kentang, wortel, pretzel atau biskuit asin.

Dikutip dari Verywell Health, susu formula yang mengandung laktosa akan dicerna tubuh dengan enzim yang disebut laktase. Diare dapat menguras laktase, terkadang sangat parah, menurunkan kemampuan Si Kecil untuk mencerna susu dan asupan nutrisi lainnya. Selain diare, Si Kecil juga rentan mengalami mual, pusing, dan kembung akibat intoleransi laktosa atau alergi susu sapi.

Agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi, Si Kecil bisa diberikan susu kedelai atau susu soya. Susu soya bisa menjadi asupan pilihan saat Si Kecil diare karena susu ini mengandung banyak nutrisi yang mampu memperbaiki sistem pencernaan, seperti serat pangan, vitamin, zinc dan selenium.

Serat pangan dalam susu soya terbukti secara klinis mengurangi gejala diare. Berdasarkan jurnal Critical Pediatrics, anak-anak yang diberi susu soya memiliki durasi rata-rata diare yang lebih pendek secara signifikan dibandingkan bayi yang diberi susu formula.

Sementara itu, menurut spesialis anak dr Arti Sharma, dikutip dari parentingfirstcry, susu soya mengandung tinggi protein, zat besi, dan berbagai vitamin penting untuk perkembangan yang sehat bagi Si Kecil.

Selain itu carilah susu soya yang mengandung bakteri probiotik. Bakteri probiotik bekerja untuk menciptakan suasana baik di dalam organ pencernaan, sehingga organ tersebut dapat mencerna makanan dengan lebih baik dan diarenya berangsur membaik.

Susu soya yang bisa jadi pilihan adalah Morinaga Soya yang terbuat dari isolat protein soya, yang berasal dari kedelai berkualitas tinggi yang dilengkapi dengan Probiotik Triple Bifidus. Probiotik Triple Bifidus adalah gabungan tiga jenis probiotik Bifidobacterium yang memiliki banyak manfaat.

Formula Morinaga SoyaFormula Morinaga Soya (Foto: Kalbe)

Morinaga Soya merupakan susu formula pertumbuhan soya pertama dan satu-satunya di Indonesia ini dilengkapi dengan kandungan Probiotik Triple Bifidus dan Serat Pangan FOS yang teruji klinis dapat menurunkan gejala alergi Si Kecil yang tidak cocok susu sapi, serta dapat mengurangi gejala diare pada Si Kecil.

Formula Morinaga Soya telah disempurnakan, dengan kandungan tinggi protein dan lebih tinggi DHA 50 persen dibandingkan soya lainnya, serta dilengkapi dengan kolin, omega 6 & omega 3, dan zat besi sehingga mendukung kecerdasan dan tumbuh kembang optimal serta bebas laktosa. Menariknya, Morinaga Soya juga mudah untuk didapatkan dengan harga terjangkau.

Morinaga Soya hadir dalam 2 varian, yaitu Morinaga Chil Kid Soya MoriCare+ Triple Bifidus untuk anak usia 1-3 tahun. Lalu ada juga Morinaga Chil School Soya MoriCare+ Triple Bifidus untuk mendukung pertumbuhan anak usia 3-12 tahun.



Simak Video "1,7 Miliar Anak Terkena Diare Setiap Tahunnya "
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ega)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat